Selasa, 23 Februari 2016

Obyek Wisata Telaga Ngebel



Hello Everyone ...

Untuk memulai blog baru saya ini, saya akan membahas mengenai sebuah obyek wisata yang berada di kota kelahiran saya yaitu “KOREA” alias Kota Reog Asli kawan, hehee .. jangan heran yaa kalo saya nyebutnya Korea, karena orang disana lebih sering nyebut seperti  itu hanya untuk terlihat agak keren sedikitlahh .. 

Oh yaa, ngomong-ngomong kalian udah tau belum Kota Reog itu dimana ?? jangan ngaku orang Indonesia kalo kalian belum tau dimana kota ini berada, karena kota ini sendiri sudah sangat terkenal di kawasan Nasional bahkan Mancanegara dengan kesenian khasnya yaitu REOG. Kesenian reog ini sendiri sudah sangat terkenal menjadi  icon pariwisata disini, kota reog  berada di Kabupaten Ponorogo lebih tepatnya di Provinsi Jawa Timur kawan .. Inilah kota kelahiranku !!

Walaupun Kabupaten Ponorogo terkenal dengan kesenian reognya, namun jangan salah, di Kabupaten Ponorogo juga mempunyai banyak potensi wisata alam maupun buatan yang tak kalah indahnya dengan obyek wisata yang lain. Hampir setiap tahunnya jumlah obyek wisata di Kabupaten Ponorogo ini terus meningkat, hal ini dikarenakan banyaknya  orang terutama para treveller khususnya mereka yang suka mencari tau serta ingin melihat sesuatu yang baru, entah itu sekedar hanya ingin bersenang – senang atau untuk tujuan tertentu. Disinilah berdampak pada temuan-temuan obyek wisata yang baru dan menjadikan obyek wisata tersebut mulai dikenal oleh kalangan masyarakat luas. 
Pemandangan Telaga Ngebel yang terlihat dari atas


Memang terdapat beberapa obyek wisata yang berada di Kabupaten Ponorogo, namun disini saya akan membahas mengenai keindahan obyek wisata Telaga Ngebel. Telaga Ngebel merupakan sebuah danau yang terbentuk dari alam  yang berada di desa Ngebel, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Sekitar 26 km ke arah utara-timur dari pusat Kota Ponorogo, tepatnya berada dikaki Pegunungan Wilis dengan ketinggian 750 meter diatas permukaan laut. Suhu di obyek  wisata ini sekitar 20-26 derajad celcius, sehingga terasa sejuk. Dengan luas permukaan sekitar 15 km dikelilingi oleh jalan sepanjang 5 km.  

Konon katanya keberadaan Telaga Ngebel dikaitkan dengan sebuah legenda seekor ular naga bernama “Baru Klinting”. Ular tersebut merupakan jelmaan dari seorang Patih dari Kerajaan Bantar Angin. Saat sedang bermeditasi dalam wujud ular, Patih tersebut secara tidak sengaja ditemukan oleh seorang warga dan dibawa ke desa untuk dijadikan makanan karena ukurannya yang besar. Sebelum dipotong, secara ajaib ular itu menjelma menjadi anak kecil yang mendatangi masyarakat dan membuat sayembara. Sang bocah membuat sayembara dengan menancapkan lidi ke tanah (versi lain menyebutkan yang ditancapkan adalah centong nasi) dan meminta masyarakat untuk mencabutnya. Masyarakat berusaha mencabutnya namun tidak ada yang berhasil, akhirnya sang bocah itulah yang mencabut lidi itu. Akan tetapi, secara ajaib dari bekas lidi itu keluar air yang kemudian menjadi maata air yang menggenang hingga membentuk sebuah telaga. Oleh penduduk desa sekitarnya, telaga tersebut diberi nama Telaga Ngebel yang artinya telaga yang mengeluarkan bau menyengat. Namun itu dulu kawann .. sekarang bau tersebut sudah tidak ada lagi pada telaga ini, singkat cerita itu hanya sebuah mitos saja.
Pintu masuk sekaligus TPR Obyek Wisata Telaga Ngebel



Telaga Ngebel memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri dibandingkan dengan telaga-telaga lain yang ada di Jawa Timur. Telaga  yang indah dan anggun ini, dikelilingi rimbunnya pepohonan  lereng gunung wilis yang membuat  panorama alam disana sangat menakjubkan, indah dan asri. Obyek wisata Telaga Ngebel ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah ketika musim liburan sekolah tiba serta tahun baru, namun jika pada hari – hari biasa kemungkinan akan sepi kecuali hari Minggu. Obyek wisata Telaga Ngebel sangat cocok untuk dijadikan pilihan destinasi wisata liburan keluarga anda karena disana pula banyak terdapat wahana permainan anak & juga hiburan untuk keluarga. Setiap tahun, di Telaga ini diadakan ritual budaya yang berupa Larungan Sesaji yang penyelenggaraannya bertepatan dengan tahun baru Hijriyah/Tahun baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro. Di moment inilah biasanya sangat ramai pengunjung yang datang ke Telaga Ngebel.Telaga Ngebel merupakan tempat wisata yang telah berkembang. Tiket masuk area telaga cukup murah, yakni sebesar Rp.4.000,- dan untuk tarif parkir mobil sebesar Rp.3.000,-sedangkan untuk parkir motor hanya sebesar Rp.2.000,- Berbagai fasilitas telah disediakan di sekitar telaga. Mulai dari musholla, toilet, sampai arena bermain anak-anak ada di sini. Di sebelah timur telaga juga ada sebuah lapangan yang biasa digunakan juga untuk tempat perkemahan. 
Acara Larung Sesaji yang diadakan di Telaga Ngebel



Selain berfoto-foto sambil menikmati pemandangan di sekeliling telaga, kalian juga bisa menikmati wisata air dengan menaiki perahu bebek atau bus air di telaga ini. Berputar-putar di telaga ini bisa dilakukan bersama-sama karena dalam satu perahu bisa diisi oleh beberapa orang. Tarif perahu per orang juga sangat terjangakau, yaitu Rp5.000,- atau bisa sewa satu perahu Rp50.000,-. Buat kalian tidak usah khawatir tidak kebagian tempat, karena saat ini pemkap dalam hal ini Dinas Pariwisata Ponorogo juga sudah menyiapkan perahu sebanyak 13 buah. Perahu-perahu ini untuk antisipasi pengunjung di akhir pekan tiba atau hari-hari libur lainnya. Setelah puas menikmati pemandangan sekeliling telaga dan berwisata air, pengunjung bisa menikmati sajian kuliner dengan lauk ikan air tawar yang dihasilkan dari telaga tersebut. 

Terdapat banyak rumah makan dan warung yang terdapat di sekeliling telaga yang bisa dipilih pengunjung untuk menikmati kuliner khas Ngebel ini, disana juga banyak terdapat toko penjual souvenir khas Telaga Ngebel dan juga khas Kabupaten Ponorogo. Buat kalian yang ingin bermalam di sekitar telaga bisa menyewa hotel atau penginapan yang berjumlah puluhan dengan tarif antaraRp60.000,- hingga Rp70.000,-  per malamnya. Dengan bermalam di sekitar telaga, kalian bisa menikamati suasana malam di Telaga Ngebel. Selain itu, kalian juga bisa menikmati suasana pagi di sekitar telaga yang masih sepi. Bagi yang suka dengan olahraga bersepeda disana juga disediakan tempat peminjaman sepeda yang harganya relative cukup murah.

Beberapa sajian khas dari Obyek Wisata Telaga Ngebel

Rute untuk menuju obyek wisata Telaga Ngebel sangat mudah di jangkau, Kalau mau naik pesawat pengunjung bisa turun di Bandara Madiun lalu naik bis menuju Terminal Ponorogo karena di Ponorogo belum ada Bandara. Jika memakai angkutan umum jarak tempuhnya mungkin sekitaran 45 menit. Walaupun ada angkutan umum yang mengarah kesana tetapi alangkah enaknya jika kesana menggunakan mobil atau motor pribadi
Belakangan ini ada berita jika disana sudah terdapat armada mini bus yang sudah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo yang bekerja sama dengan Perum Damri membuka jalur perintis Ponorogo-Ngebel. Berita ini menjadikan kabar gembira bagi Masyarakat Ponorogo dan juga untuk para pengunjung yang ingin pergi berwisata ke Telaga Ngebel, cukup dengan tarif Rp9000,- saja kalian sudah bisa menaiki armada bus baru tersebut.

Cukup menarik bukan obyek wisata di Telaga Ngebel ini kawann ...
So .. tunggu apa lagi, buat kalian yang suka berwisata mampirlah ke obyek wisata Telaga Ngebel ini untuk menikmati keasrian dan keindahan obyek wisata ini, ajaklah teman, keluarga atau bisa juga dengan pacar anda. Karena Ponorogo bukan hanya indah akan budayanya tapi juga akan keindahan alamnya .. 

Salam pariwisata ..